Site
Web
Beranda
You are here:
Beranda
Register
|
Login
Kegiatan
August
September 2010
October
Sun
Mon
Tue
Wed
Thu
Fri
Sat
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
Situs Terkait
PTPN4 BUMN Online
WebM@il PTPN4
E-Proc PTPN4
Gambar
Your browser does not support inline frames
Kantor Pusat PTPN-IV
Berita & Siaran Pers
RSPO mungkin beri subsidi sertifikasi kebun rakyat
Mar
1
Diposting oleh:
cs
01/03/2010 8:12
NUSA DUA (Bisnis.com): Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) tengah mempertimbangkan alokasi subsidi dan kemudahan bagi pekebun kelapa sawit rakyat skala kecil untuk mendapatkan sertifikat sustainable.
Hal ini akan menjadi salah satu pembahasan yang akan diputuskan pengurus RSPO dalam pertemuan roundtable meeting RSPO ke-8 (RT-8) tahun ini menyusul prinsip-prinsip sustainable menurut RSPO yang akan diberlakukan kepada perkebunan rakyat skala kecil pada 2011 secara sukarela.
Vice President RSPO yang juga Wakil Ketua I Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) Derom Bangun mengatakan konsep subsidi itu memang sudah mengemuka dalam diskusi RSPO meskipun konsep belum dituangkan dalam rencana detail.
"Subsidi untuk sertifikasi smallholders dari RSPO itu memungkinkan. Namun belum ada usulan resmi. Kami tetap akan membahas, dan semoga sebelum RT-8 ini sudah selesai dan bisa diputuskan," ujarnya kepada Bisnis siang ini.
Di sela-sela International Conference on Palm Oil and Environment (ICOPE) 2010 pekan ini di Nusa Dua, Bali, pengurus RSPO juga diketahui melakukan koordinasi untuk membahas isu-isu lingkungan termasuk pengaruhnya terhadap pekebunan kecil.
Dalam konferensi yang dihadiri praktisi, analis, dan peneliti perkebunan sawit serta aktivis peduli lingkungan tersebut, eksistensi pekebun kecil yang menguasai 40% total lahan perkebunan nasional perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah dan pengusaha sehingga mampu mengakses strandarisasi pengelolaan kebun yang lestari dan ramah lingkungan.
Di sisi lain, proses sertifikasi sendiri memakan biaya yang tidak sedikit dan membutuhkan waktu yang lama. Tanpa bantuan pemerintah dan swasta, pekebun kecil dapat dituduh merusak lingkungan sehingga hasil komoditasnya tidak bisa dijual.
(Bisnis Indonesia, 26 Februari 2010)
Tags:
Ada 0 komentar
Nama Anda:
E-mail Anda:
(Optional) Email digunakan untuk
Gravatar
.
Komentar:
Security Code
Masukkan kode seperti ditunjukkan pada kotak diatas
Tambah Komentar
Cancel
What's New?
Annual Report - Annual Report 2009
Kinerja Finansial Tahun 2009
Unit Usaha Adolina
Jajak
Bagaimana tampilan Website PTPN4 ?
Baik
Cukup
Kurang
Pilih
Lihat Hasil
Online
Pengunjung Online:
Pengunjung:
5
Anggota:
0
Total:
5
Beranda
|
Tentang Kami
|
Kinerja
|
Unit Usaha
|
Interaksi
Privacy Statement
|
Terms Of Use
Copyright 2009 by IT PTPN4