You are here:   Beranda
Register  |  Login
 Kegiatan
Minimize
     
AugustSeptember 2010October
SunMonTueWedThuFriSat
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930

 Situs Terkait
Minimize
 Gambar
Minimize
Kantor Pusat PTPN-IV
 Berita & Siaran Pers
Minimize
Jul 20

Diposting oleh: cs
20/07/2010 11:28 

JAKARTA (Bisnis.com): Harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) terpangkas untuk pertama kali dalam delapan hari setelah harga minyak mentah juga terkoreksi, sehingga menurunkan minat atas minyak nabati sebagai bahan bakar biodiesel.
Untuk kontrak pengiriman Oktober harga turun 0,8% menjadi 2.429 ringgit (US$753) per ton di Malaysia Derivatives Exchange. Di Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) untuk kontrak pengiriman Oktober, kontrak teraktif, turun 85 poin menjadi Rp6.535 per kilogram.
Harga minyak mentah juga terpangkas untuk keempat harinya setelah indeks konsumenThomson Reuters/University of Michigan periode Juli turun menjadi 66,5 dari 76 pada Juni, terendah sejak Agustus 2009. Harga minyak mentah untuk kontrak Agustus turun 0,7% menjadi US$75,5 per barel di New York Mercantile Exchange.
“Penurunan harga minyak mentah mengurangi minat membeli CPO sebagai bahan biodiesel. Investor mulai mengambil untung sesaat (profit taking) setelah harga reli, sehingga penurunan harga kali ini bukan karena kondisi fundamentalnya,” kata Badruddin Khan, assistant vice president untuk riset Angel Commodities Ltd. di Mumbai seperti dikutip Bloomberg.
Riset Analis Askap Futures Wahyu Tribowo Laksono mengatakan terdapat sentimen negatif di pasar terpengaruh kekhawatiran akan melambatnya pertumbuhan ekonomi di China serta Pemerintah China yang mengendalikan harga property, begitu juga melemahnya data ekonomi di AS. “Sentimen negatif mengenai pemulihan ekonomi ini berpotensi turut menekan harga aset berisiko termasuk komoditas,” kata Wahyu.
Harga CPO memimpin kenaikan mingguan pertamanya dalam empat pekan terakhir dan menyentuh level tertinggi enam pekan dipicu spekulasi permintaan untuk minyak sayur akan naik di India dan sejumlah negara lainnya di Asia memasuki musim festival.
"Kenaikan produksi CPO di Indonesia, produsen utama dunai, akan melampaui pertumbuhan permintaan, sehingga turut menekan harga dalam beberapa bulan ke depan," kata Khan.
Sekjen Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono sebelumnya mengatakan produksi CPO Indonesia diprediksi naik 1 juta ton menjadi 22 juta ton pada 2010. Sejak 2006, Indonesia sudah menjadi penghasil minyak sawit yang terdiri dari CPO dan CPKO (crude palm kernel oil) dengan total produksi saat itu 16 juta ton. Malaysian Palm Oil Board (MPOB) dalam situs resminya menyatakan produksi CPO Malaysia, produsen terbesar kedua, naik 2,5% menjadi 1,42 juta ton pada Juni.
Namun, angka ini lebih rendah 4,89% dari proyeksi semula 1,49 juta ton. Produksi sepanjang Januari-Juni 2010 tercatat sebesar 7,97 juta ton atau naik dari produksi Januari-Juni 2009 sebesar 7,91 juta ton. Malaysia akan memproduksi 17,8 juta ton CPO pada 2010, dan 18,5 juta ton pada 2011 dan pada 2020 akan mencapai 28 juta ton.
Pengurus MPOB Ramli Abdullah seperti dikutip Bloomberg menyatakan harga CPO di antara 2.600 ringgit dan 3.000 ringgit karena rasio persediaan terhadap pasokan yang menipis dan harga minyak kedelai serta minyak mentah.
Menurut dia, harga sepanjang tahun ini akan stabil di level 2.400 ringgit per ton dipicu pembelian perusahaan sereal dan bisnis minyak China. MPOB menyebutkan sepanjang awal bulan ini hingga 15 Juli harga CPO rata-rata mencapai RM2.414 per ton, masih jauh dari level harga tertinggi sepanjang satu tahun terakhir di level RM2.887 pada 13 Mei 2009. Harga terendah dalam setahun terakhir di level RM2.001 pada 8 Juli 2009.

(Bisnis Indonesia, 20 Juli 2010)

Tags:

Nama Anda:
E-mail Anda:
(Optional) Email digunakan untuk Gravatar.
Komentar:
Security Code
Masukkan kode seperti ditunjukkan pada kotak diatas
Tambah Komentar   Cancel 
  
Maximize
  
Minimize

 What's New?
Minimize
 Jajak
Minimize
Bagaimana tampilan Website PTPN4 ?



Pilih  Lihat Hasil
 Online
Minimize
People Online Pengunjung Online:
Visitors Pengunjung: 5
Members Anggota: 0
Total Total: 5