PROFIL BISNIS
Visi dan Misi Perusahaan
Visi :
PT. Perkebunan Nusantara IV ( Persero ) “Menjadi Pusat keunggulan pengelolaan perusahaan agroindustri kelapa sawit dengan tata kelola perusahaan yang baik serta berwawasan lingkungan”.
Misi :
- Menjamin keberlanjutan usaha yang kompetitif .
- Meningkatkan daya saing produk secara berkesinambungan dengan sistem, cara dan lingkungan kerja yang mendorong munculnya kreativitas dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.
- Meningkatkan laba secara berkesinambungan.
- Mengelola usaha secara profesional untuk meningkatkan nilai perusahaan yang mempedomani etika bisnis dan tata kelola perusahaan yang baik (GCG).
- Meningkatkan tanggung jawab sosial dan lingkungan .
- Melaksanakan dan menunjang kebijakan serta program pemerintah pusat/daerah.
Untuk mencapai sasaran yang jelas dalam koridor visi dan misi tersebut, diperlukan suatu corporate plan atau perencanaan strategis jangka panjang yang akan menjadi acuan/ pedoman manajemen dalam menjalankan keputusan strategis.
Penyusunan rencana jangka panjang adalah bagian dari upaya yang konsisiten dalam pelaksanaan dan pencapaian good corporate governance (GCG).
Maksud dan Tujuan Perusahaan
Maksud dan tujuan Perusahaan menurut anggaran Dasar perusahaan, antara lain :
- Turut melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan dan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, khususnya di sub sektor pertanian dalam arti seluas-luasnya dengan tujuan memupuk keuntungan berdasarkan prinsip-prinsip perusahaan yang sehat.
- Melaksanakan kegiatan usaha antara lain :
1. Mengusahakan budidaya tanaman, meliputi pembukaan dan pengolahan lahan, pembibitan, penanaman dan pemeliharaan serta melakukan kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan budidaya tanaman tersebut.
2. Produksi, meliputi pemungutan hasil tanaman, pengolahan hasil tanaman sendiri maupun pihak lain menjadi barang setengah jadi atau barang jadi.
3. Perdagangan, meliputi penyelengaraan kegiatan pemasaran berbagai macam hasil produksi serta melakukan kegiatan perdagangan barang lainnya yang berhubungan dengan kegiatan usaha perusahaan.
4. Pengembangan usaha di bisang perkebunan, agro usaha dan agro bisnis.
- Mendirikan/menjalankan perusahaan dan usaha lainnya yang mempunyai hubungan dengan usaha bidang pertanian, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan badan-badan lainnya, sepanjang hal itu tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Budaya Perusahaan
Memberi, membimbing dan mendorong perilaku seluruh karyawan perusahaan agar dalam melaksanakan tugas selalu:
a. Berpikir positif untuk dapat menangkap setiap peluang.
b. Proaktif dalam mengahsilkan inovasi dan prestasi.
c. Kerjasama tim untuk membangun kekuatan.
d. Menempatkan kepentingan perusahaan sebagai pertimbangan utama bagi setiap keputusan yang diambil oleh setiap jajaran perusahaan.
e. Menempatkan peningkatan kesejahteraan karyawan sebagia bagian yang tidak terpisahkan dari pencapaian sasaran perusahaan.
Corporate Value
Corporate value adalah nilai – nilai yang dianut oleh suatu perusahaan yang mengakar dan menjadi patokan yang dipegang oleh seluruh pekerja untuk menjalankan aktivitasnya serta internalisasi diri. PT. Perkebunan Nusantara IV ( Persero ) memiliki Corporate value yang terdiri dari 5 (lima) nilai, yaitu :
- P : Profitability (mengutamakan profit)
- R : Responsibility (bertanggung jawab terhadap stakeholder)
- I : Integrity (integritas)
- M : Market ahead (selalu terdepan)
- A : Accountability (terpercaya)
Strategi
Strategi Corporate
Strategi utama yang ditempuh untuk mencapai sasaran perusahaan tahun 2008 adalah Strategi Kombinasi, yaitu penggabungan antara Strategi Stabilitas, Pertumbuhan (Ekspansi) dan penciutan yang dilaksanakan secara simultan.
Strategi Pertumbuhan (Ekspansi) adalah untuk meningkatkan nilai perusahaan dalam jangka panjang dengan pengembangan (perluasan) areal kelapa sawit (strategi pertumbuhan konsentrasi horizontal) dan pengembangan industri hilir (strategi pertumbuhan konsentrasi vertikal).
Strategi Stabilitas adalah untuk meningkatkan kemampulabaan dari jenis usaha dan areal yang ada yaitu kelapa sawit.
Strategi penciutan adalah untuk mengurangi resiko dari usaha perkebunan teh dengan mengurangi areal tanaman yang ada.
Strategi Bisnis
Strategi Kepemimpinan Biaya (Overall Cost Leadership), dengan memberikan perhatian pada aspek skala usaha (ekonomi), biaya input, teknologi produksi, pemanfaatan kapasitas, dan efektifitas organisasi serta manajemen. Fokus kepada Core Bisnis dan melakukan diferensiasi pada produk industri hilir teh.
Strategi Operasional
● Meningkatkan nilai perusahaan dengan perluasan areal dan pengembangan industri hilir.
● Menerapkan SOP (Standard Operations Procedure) pemeliharaan, panen, pengolahan, dan perawatan pabrik secara konsisten.
● Mengadakan peremajaan / replanting tanam secara teratur setiap tahun.
● Mengurangi/meniadakan kerugian dari usaha perkebunan teh.
● Mengintensifkan lahan produktif.
● Meningkatkan produktifitas dan efisiensi melalui penerapan praktek-praktek bisnis terbaik mencakup baku teknis, manajemen dan sistem kerja.
● Meningkatkan kemampulabaan dengan efisiensi di segala bidang.
● Membangun dan mengembangkan sistem penilaian kinerja, sistem penghargaan, pengembangan karir dan renumerasi yang objektif, rasional, adil, serta mendorong motivasi.
● Meningkatkan kesadaran biaya (cost consciousness) semua personil perusahaan.
● Melaksanakan proses bisnis dengan berdasar pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).
● Mengembangkan inovasi penciptaan jenis produk-produk baru untuk lebih diterima pasar.
● Membangun Sistem Informasi Manajemen yang integratif dan berbasis komputer. |
| |
| Produksi |
● Penanaman ulang/replanting
Tahun 2006 = 11.582 ha
Tahun 2007 = 11.142 ha
Tahun 2008 = 8.072 ha
Tahun 2009 = 8.019 ha
Tahun 2010 = 6.188 ha
● Perluasan areal kelapa sawit dari konversi kakao
Tahun 2006 = 1.856 ha
Tahun 2007 = 560 ha
Keuangan
● Meningkatkan kesadaran biaya (cost consciousness) semua personil perusahaan.
● Peningkatan manajemen kas (cash management)
● Peningkatan efektivitas pengendalian biaya melalui pengendalian biaya yang sudah ada.
● Pembangunan Sistem Informasi keuangan berbasis komputer. |
| |
| Pemasaran |
● Melakukan analisis pasar secara rutin dan membuat laporan hasil analisis sebelum dilakukan penjualan CPO dan teh jadi.
● Menjaga konsistensi mutu dan mempertahankan ISO 9001 dan 14000 |
| |
| Sumber Daya Manusia |
● Membangun insan PTPN IV yang produktif yang ditandai dengan tingginya kualitas : kreativitas, kompetensi, integritas, dan spiritual (nilai-nilai kemanusiaan dan pengabdian kepada Tuhan).
● Mendistribusikan SDM secara seimbang pada setiap bidang sesuai kebutuhan.
● Melaksanakan penilaian karyawan, pemberian penghargaan, karier dan renumerasi yang mendorong motivasi karyawan untuk berprestasi terbaik.
● Memenuhi hak-hak normatif karyawan sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan.
● Merasionalkan/mengoptimalisasi norma penggunaan tenaga kerja.
● Memprogram peningkatan kualitas organisasi Serikat Pekerja (SP). |
| |
| Kemitraan |
| Memaksimalkan hubungan kemitraan dengan stake holders |
| |
| Pengabdian Masyarakat |
| Bagian kemitraan Bina Lingkungan (KBL) merupakan unit khusus yang menangani program kemitraan BUMN dengan usaha kecil dan bina lingkungan (Keputusan Mentri Badan Usaha Milik Negara no.:KEP-236/MBU/2003, tanggal 17 Juni 2003) |
| |
| Komunitas |
● Semua kebun melakukan program CD terhadap masyarakat sekitarnya.
● Mengalokasikan dana CD berdasarkan prioritas sesuai kondisi unit usaha.
● Prioritas penyaluran CD yang memberi efek jangka panjang misalnya pendidikan, pelatihan dan beasiswa.
● Kebun/unit dilibatkan dalam evaluiasi dan monitoring program CD dan PUKK.
● Semakin meningkat citra positif perusahaan yang ditandai kuatnya kemitraan, hubungan yang saling memberi manfaat, kepedulian terhadap masyarakat sekitar. |
| |
| Peduli Lingkungan |
● Menjaga kelestarian lingkuangan dengan program Zero Waste yaitu dengan memanfaatkan limbah padat dan cair menjadi kompos.
● Meminimalisasi dampak keberadaan PKS dengan teknologi yang akrab lingkungan. |
| |
| Layanan |
● Menjaga dan mempertahankan mutu produk yang dijual sesuai permintaan konsumen.
● Meningkatkan sistem pelayanan kepada konsumen.
● Mengutamakan kepuasan konsumen. |