
SEJARAH
Unit Kebun Adolina didirikan oleh Pemerintah Belanda sejak tahun 1926 dengan nama “NV Cultuur Maatschappy Onderneming” (NV CMO) yang bergerak dalam budi daya Tembakau. Pada tahun 1938 budi daya Tembakau dirubah menjadi Kelapa Sawit dan Karet dengan nama NV Serdang Cultuur Maatschapppy (SCM). Sejak tahun 1973 budi daya Karet diganti menjadi Kakao, sedangkan Kelapa Sawit tetap dipertahankan.
Pada tahun 1942 diambil alih oleh
pemerintah Jepang dari pemerintah Belanda,
dan pada tahun 1946 diambil kembali oleh
pemerintah Belanda dengan nama tetap NV SCM.
Pada tahun 1958 perusahaan ini diambil oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan nama Perusahaan Perkebunan Negara (PPN). Tahun 1960 PPN diganti nama menjadi PPN baru SUMUT V. Pada tahun 1963 PPN Baru SUMUT V dipisah menjadi dua Kesatuan yaitu :
1.PPN Karet III Kebun Adolina Hulu, Kantor Kesatuan di Tanjung Morawa.
2.PPN Aneka Tanaman II Kebun Adolina Hilir, Kantor Kesatuan di Pabatu.
Pada tahun 1968 PPN Antan II diganti menjadi PNP VI, dengan penggabungan kembali PPN Karet III Kebun Adolina Hulu dengan PPN Aneka Tanaman II Kebun Adolina Hilir. Lalu pada tahun 1978 PNP VI dirubah menjadi bentuk Persero dengan nama PT.Perkebunan VI (Persero). Pada tahun 1994 PTP VI, PTP VII dan PTP VIII digabung dan dipimpin oleh Direktur Utama PTP VII. Sejak tanggal 11 Maret 1996 sampai dengan saat ini gabungan PTP VI, PTP VII dan PTP VIII diberi nama PTP Nusantara IV (Persero). Adolina merupakan salah satu Unit Usaha dari PTP Nusantara IV (Persero) dan merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
LETAK GEOGRAFI
Sesuai Surat Keputusan Direksi PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Nomor : 04.13/Kpts/Org/93/XII/1998 tanggal 17 Desember 1998 memutuskan terhitung mulai tanggal 01 Januari 1999 melebur Kebun Bangun Purba dan merubah statusnya menjadi Afdeling Unit Kebun Adolina.
Unit Kebun Adolina merupakan pintu gerbang PTP Nusantara IV, Berada di Kabupaten Serdang Bedagei tepatnya dipinggiran jalan raya Medan – Pematang Siantar dengan jarak 38 Km dari Medan.
Berada di Enam Kecamatan yaitu Kecamatan Perbaungan, Pantai Cermin, Galang, Bangun Purba, STM Hilir dan Gajahan yang dikelilingi oleh 21 Desa.
Topografi tanah keadaannya datar dengan ketinggian ± 15 meter diatas permukaan laut.
TENAGA KERJA DAN TANGGUNGAN
Didalam pengelolaannya, Unit Kebun Adolina dipimpin oleh seorang Manajer dan dibantu oleh 6 (enam) orang Kepala Dinas, yaitu Kepala Dinas Tanaman 3 (tiga) orang, Kepala Dinas Teknik (KDT), Kepala Dinas Pengolahan (KDP) dan Kepala Dinas Tata Usaha (KDTU). Disamping itu ada 15 orang Assisten, baik Assisten Tanaman, Teknik, Teknologi, SDM / Umum dan Perwira Pengamanan.
LUAS AREAL DAN PRODUKSI
Luas Areal HGU Unit Kebun Adolina seluas 8,965. 69 Ha, dibagi menjadi tiga bagian yaitu Kelapa Sawit = 8500 Ha, Kebun benih kakao = 150 Ha dan lain lain 315,69 Ha (Emplasment, pondok, bibitan, pabrik dll). Unit Kebun Adolina dibagi menjadi 14 (empat belas) Afdeling,
yaitu : Kelapa Sawit 11 Afdeling, kebun benih kakao 3 Afdeling (Afd. 4,5 dan 6).
Lokasi Unit terdapat dalam 6 (enam) wilayah Kecamatan yaitu ; Perbaungan, Bangun Purba, Pantai Cermin, Galang, STM Hilir dan Gajahan serta 2 (dua ) Kabupaten yaitu : Kabupaten Deli Serdang dan Serdang Bedagai. Lokasi Kebun memanjang dari Utara ke Selatan, kiri kanan berbatasan dengan kampung dan terpisah menjadi 3 (tiga) bagian/lokasi yaitu wilayah Adolina (11 Afdeling), Bangun Purba (2 Afdeling) dan Bandar Kuala (1 Afdeling). Jarak tempuh dari satu wilayah kewilayah yang lain ± 1 jam perjalanan.
TEKNIK DAN PENGOLAHAN
Pabrik Kelapa Sawit
• Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Adolina didirikan pada tahun 1956 dengan kapasitas 26 ton Tandan Buah Segar (TBS)/jam.
• Pada saat ini, kapasitas terpasang PKS adalah 30 ton TBS/jam, dipakai untuk mengolah TBS Sendiri & TBS Pihak III / pembelian.Beroperasi dengan lancar/baik dengan tingkat stagnasi = 2,28 % serta lossis ditekan mencapai 1,63 %.