BAH BIRUNG ULU

Digimax A50 / KENOX Q2Unit Usaha Bah Birung Ulu bergerak dibidang komoditi teh sejak tahun 1916, dengan pemilik Nederland Handel Matschappay (NHM), dinasionalisasikan berdasarkan Undang-Undang No. 86 Tahun 1958 Peraturan pemerintah No. 19 tahun 1959 berubah nama menjadi Perusahaan Perkebunan Negara Sumut-III pada tahun 1963 berubah nama menjadi PPN Antan VI dan pada tahun 1969 Perkebunan ini kembali berubah nama menjadi PNP VIII sampai tahun 197, kemudian pada tanggal 1 Agustus 1974 berubah nama menjadi PTP.VIII sampai dengan 10 Maret 1996. Perubahan nama PTP.Nusantara IV (Persero) pada tanggal 11 Maret 1996, berdasarkan Peraturan Pemerintah No.9 tahun 1996. Pada tahun 2004 sesuai KPTS Dirut tanggal 21 Mei 2009, Bah Birung Ulu seluas 1.344,84 Ha di Konversikan  dari komoditi teh menjadi kelapa sawit, sedangkan komoditi teh di Afdeling-E bersisa seluas 187,16 Ha pada tanggal 24 Januari 2006 sesuai SK Direksi No. 04.Dirut/KPTS/01A/I/2006, areal Unit Usaha Bah Birung Ulu seluas 187,16 Ha Komoditi Teh di mutasikan ke Unt Usaha Bah Butong (BUT), dari Unit Usaha Bah Butong seluas 344 Ha komoditi kelapa sawit dimutasikan ke Unit Usaha Bah Birung Ulu dan dari Unit Usaha Marihat seluas 433 Ha (TM) Kelapa Sawit dimutasikan ke Unit Usaha Bah Birung Ulu hingga tahun 2009 luas areal Unit Usaha Bah Birung Ulu  seluas 2.356,41 Ha.

Digimax A50 / KENOX Q2Unit Usaha Bah Birung Ulu terletak di 2 (dua) wilayah Kecamatan antara lain Emplasmen dan Afdeling-I Kecamatan Sidamanik dan Afdeling-II-III Kecamatan Jorlang Hataran, jarak dari Ibukota Kabupaten (Pematang Siantar) ke Bah Birung Ulu ± 15 Km, jarak dari Kantor Pusat PTP.Nusantara IV Medan ± 143 Km, dengan Ketinggian ± 660– 1.100 M Dari Permukaan Laut (DPL), Topography datar dan bergelombang dengan jenis tanah podzolik berpasir, bertekstur liat dengan PH 5-6. Unit Usaha Bah Birung Ulu bertype iklim Schmidt dan Fergusan, curah hujan berkisar 2.300 – 3.000 mm/thn dan jumlah hari hujan 168 hari pertahun, suhu rata-rata 25-26 0 C.

Digimax A50 / KENOX Q2Digimax A50 / KENOX Q2

Sesuai Surat Keputusan Direktur Utama PT.Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan No. 04.Dirut / KPTS / 01A / I / 2006, maka areal Unit Usaha Bah Birung Ulu mengalami perubahan sebagai berikut : Afdeling VII Ex. Marihat mutasi ke Unit Usaha Bah Birung Ulu seluas = 443 ha (TM Kelapa Sawit), Afdeling I Unit Usaha Bah Butong mutasi ke Unit Usaha Bah Birung Ulu seluas = 344 ha (TBM-III Kelapa Sawit) dan Afdeling E Unit Usaha Bah Birung Ulu mutasi ke Unit Usaha Bah Butong seluas = 187,16 ha (TM Teh) dan Unit Usaha Bah Birung Ulu dibagi menjadi 4 (empat)  Afdeling sampai dengan tahun 2007. Unit Usaha Bah Birung Ulu mempuyai HGU seluas = 2.433,90 ha, sesuai SK Nomor : 50 / HGU / DA / 1988 tanggal 18 Juni 1988 yang masa berlakunya sampai dengan 31 Desember 2013, salah satu Afdeling yaitu Afdeling Laut Tawar yang dimutasikan ke Unit Usaha Bah Butong seluas = 257,95 ha, sehingga sisa areal menjadi = 2.175,95 ha, dan pada tanggal 01 Oktober 2003 Afdeling D Unit Usaha Bah Birung Ulu yaitu komoditi Kelapa Sawit mutasi ke Unit Usaha Marihat seluas = 443 ha, sehingga luas areal Unit Usaha Bah Birung Ulu yang tersisa seluas = 1.732,95 ha.

Sehubungan dengan SK Direksi No. : 04.Dirut / KPTS / 06 / V / 2004 tanggal 21 Mei 2004 tentang langkah-langkah yang akan ditempuh untuk areal tanaman teh yang akan dikonversi ke Tanaman Kelapa Sawit, maka pada tanggal 24 Januari 2006 Unit Usaha Bah Butong seluas = 344 ha dan Unit Usaha Marihat seluas = 443 ha dimutasikan kembali ke Unit Usaha Bah Birung Ulu, sesuai dengan SK Direksi Nomor : 04.Dirut / KPTS / 01A / I / 2006, sehingga luas areal Unit Usaha Bah Birung Ulu menjadi = 2.194 ha ditambah dengan 342,41 ha areal lain-lain.

Digimax A50 / KENOX Q2